|
|
Wilayah Semarang dan sekitarnya dinilai menjadi pasar potensial pengembangan bisnis asuransi. Hal itu seiring pertumbuhan ekonominya yang terus meningkat, bahkan melebihi capaian nasional. "Biasanya jual di Jakarta, sekarang mulai menyasar Jateng, karena kami nilai wilayah Semarang dan sekitarnya ini punya potensi cukup bagus," kata Direktur & Investasi Tugu Mandiri, Daneth Fitrianto. Satu upaya yang dilakukan untuk melakukan penetrasi pasar di provinsi ini adalah menjalin kerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Yang terbaru, dua BPR di Kota Lumpia yakni Artha Tanah Mas dan Arto Moro telah dirangkul untuk mendongkrak polis. "Kenapa BPR? Karena kami menilai BPR melakukan fungsi yang sama dengan bank-bank umum lain, tetapi belum banyak pihak asuransi yang ingin mengcover," ujar Daneth, usai penandatanganan kerja sama dengan BRR Artha Tanah Mas dan BPR Arto Moro di Hotel Gracia Semarang.

Pada tahap awal kerja sama, kedua pihak bersepakat untuk membantu memenuhi kebutuhan perlindungan dan tabungan masyarakat di wilayah Semarang dan Jateng melalui penjualan produk asuransi kecelakaan diri, atau Personal Accident (PA) dengan premi Rp 100 ribu sekali bayar untuk masa perlindungan satu tahun, serta produk asuransi jiwa kredit, atau Credit Shild. "Kerja sama kami dengan dua BPR ini sudah sejak dua bulan lalu, sudah dikuti oleh 50 nasabah. Harapannya nanti juga dapat bekerjasama dengan komisariat Perbarindo Semarang serta perusahaan travel agent " paparnya. Tahun ini, Asuransi Tugu Mandiri menargetkan dapat memperoleh 500 kartu dari produk PA di Jateng. Nantinya, tidak hanya BPR, industri perjalanan wisata atau travel agent juga bakal disasar.
Categories: Bisnis
The words you entered did not match the given text. Please try again.
Oops!
Oops, you forgot something.